Gombara online- Alhamdulillah wa syukurillah, Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, Kota Makassar, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Akreditasi “A” Mumtaz/Unggul. Capaian ini menjadi kabar gembira bagi keluarga besar pesantren serta Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya di Sulawesi Selatan.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor: 257/KEP/I.14/A/2025 tentang Penetapan Hasil Akreditasi Pesantren Muhammadiyah Tahun 2025, yang ditetapkan pada 11 Rajab 1447 H bertepatan dengan 31 Desember 2025 M.
Prestasi ini semakin membanggakan karena Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara berhasil meraih nilai 96, menjadikannya peringkat tertinggi kedua secara nasional, dengan selisih hanya satu poin dari MBS Jawa Timur yang meraih nilai tertinggi, yakni 97.

Hasil akreditasi ini merupakan bukti nyata dari komitmen, dedikasi, dan kerja keras seluruh unsur di pesantren, mulai dari pimpinan, ustaz dan ustazah, tenaga kependidikan, santri, hingga dukungan penuh dari pemerintah, persyarikatan Muhammadiyah, orang tua santri, IKAPEM, dan masyarakat. Capaian ini juga mencerminkan kualitas tata kelola pesantren, mutu pembelajaran, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
Keberhasilan tersebut tidak hanya mengharumkan nama Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Selatan, sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan pesantren yang unggul, berkemajuan, dan berdaya saing nasional.
Dengan raihan Akreditasi “A” Mumtaz/Unggul ini, Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara diharapkan semakin mantap melahirkan generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap menjadi kader umat dan bangsa.
Capaian ini menjadi langka terbaik dalam merealisasikan misi dan visi dengan membuka SMIDA, Sekolah Menengah Internasional Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara yang tahun ini (2026-2027) siap menerima santri baru.
Keunggulan SMIDA antara lain:

Negara yang siap berkerjasama antara lain, Malaysia, Singapura, Australia, serta Timur Tengah Seperti Mesir dan Arab Saudi.
Adapun biaya masuknya sebesar Rp 50.000.000,- dan bisa diangsur 3 kali dan biaya bulanan sebesar Rp 5.000.000,-


