Hari Ini Wisuda Tahfidz, Menambah Daftar Hafidz di Pesantren

Gombara Online- Menjadi seorang tahfidz Al-Qur’an begitu mulia dan agung. Seorang muslim, pasti ingin memeiliki cita-cita yang mulia menjadi seorang tahfiz. Dalam berbagai literasi dalam Al-Qur’an dan Hadist, seorang muslim yang mampu menghafal Al-qur’an, bukan saja dirinya yang insya Allah masuk ke dalam Syurga, akan tetapi juga mengikutkan keluarga. Subhanallah.

Dengan sejuta kemuliaan dan keagungan inilah. Insya Allah hari ini, Ahad, 24 Rajab 1440 H / 31 Maret 2019 M. di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara akan menyelenggarakan Wisuda Tahfidz dengan berbagai kategori yakni 30 Juz, 25 Juz, 20 Juz, 15 Juz, 10 Juz, dan 5 Juz. Peserta wisuda tahfidz kali ini berasal dari 3 jenis ketagori yang dimiliki pesantren. Kelompok pertama adalah perserta tahfidz 30 Juz, 2 tahun. Ini kerjasama dengan AMCF. Kelompok kedua adalah peserta tahfidz Daourah 30 Juz, 2 bulan kerjasama dengan ITMAM. Dan kelompok ketiga adalah regular, kelompok adalah wajib seluruh santri untuk menghafal Al-qur’an 1 Juz dalam 1 tahun.

Tema wisuda kali adalah ”Membentuk Generasi Pencinta Al-Qur’an,“ Mahkota Surga untuk Ayah dan Ibu“. Tema sentral ini akan dipaparkan oleh pembicara utama yakni KH. Yunus Muhammadi. Beliau adalah Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Juga sebagai Ketua ITMAM (Ittihadul Ma’ahid Al Muhammadiyah atau Persatuan Pondok Pesantren Muhammadiyah se-Indonesia. Sebagai ketua ITMAM, beliau telah berhasil mencetak ratusan tahfidz dengan program 30 Juz, 2 bulan.

Hadir pula, Kepala Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan DR. H. Anwar Abubakar, M.Ag. Jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulwesi Selatan Prof. DR. KH. Ambo Asse, M.Ag., Drs. KH. MAwardi Pewangi, M.Pd.I.

Acara ini juga akan dihadiri oleh kepala pesantren tingkat kota Makassar, warga Muhammadiyah dan simpatisan serta seluruh orang tua santri.

Diacara ini nantinya akan dilakukan pemberian Mahkota Kemuliaan dari peserta tahfidz 30 juz kepada masing-masing orang tua mereka. Juga dikabarkan bahwa peserta tahfidz 30 juz ini juga nantinya akan diupayakan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan. Bukan ini saja, setelah mereka lulus di pesantren ini, mereka akan dibina khusus oleh Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar untuk persiapan pendidikan ke Timur-Tengah, Semoga hal ini dapat terwujud.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*